Negosiasi Otoritas Keilmuan Ekonomi Syariah: Sanad dan Epistemologi Lokal dalam Tradisi Dayah dan Pesantren di Indonesia

Authors

  • Sodikin IAIN Takengon Author
  • Kamaruzzaman Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Aceh Author

DOI:

https://doi.org/10.65128/jse.v1i1.236

Keywords:

Sanad, ekonomi syariah, Epistemologi Lokal, pesantren, dayah, otoritas ilmu

Abstract

Tradisi keilmuan Islam di Indonesia, khususnya dalam institusi dayah dan pesantren, tidak dapat dilepaskan dari peran sanad sebagai mekanisme legitimasi keilmuan. Namun, dalam praktiknya, transmisi ilmu tidak berlangsung secara tekstual semata, melainkan mengalami adaptasi melalui konteks sosial dan budaya lokal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana otoritas keilmuan terbentuk melalui interaksi antara sanad dan epistemologi lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka terhadap karya-karya Azyumardi Azra, Martin van Bruinessen, dan Michael Feener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otoritas keilmuan dalam tradisi dayah dan pesantren tidak bersifat tunggal dan statis, melainkan merupakan hasil negosiasi dinamis antara legitimasi sanad dan konstruksi epistemologi lokal. Dengan demikian, tradisi keilmuan Islam di Indonesia bersifat adaptif tanpa kehilangan akar tradisionalnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, M. A., Mohd Thas Thaker, M. A., Mohammed, M. O., Nik Mat, N. H., & Abd Aziz, H. (2025). Prominent scholars in Islamic economics and allied disciplines: A bibliometric review. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 16(4), 748–759. https://doi.org/10.1108/JIABR-03-2023-0114

Ascarya. (2022). The role of Islamic social finance during COVID-19 pandemic in Indonesia’s economic recovery. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 15(2), 386–405. https://doi.org/10.1108/IMEFM-07-2020-0351

Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. International Institute of Islamic Thought.

Azra, A. (2004). Jaringan ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara abad XVII–XVIII. Kencana.

Badan Amil Zakat Nasional. (2024). Outlook zakat Indonesia 2024. Pusat Kajian Strategis BAZNAS.

Burhanudin, J. (2012). Islamic knowledge, authority and political power: The ulama in colonial Indonesia. Amsterdam University Press.

Chapra, M. U. (2000). The future of economics: An Islamic perspective. The Islamic Foundation.

Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kiai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. LP3ES.

DinarStandard. (2024). State of the global Islamic economy report 2024/25.

Dusuki, A. W., & Abdullah, N. I. (2007). Maqasid al-Shariah, maslahah, and corporate social responsibility. American Journal of Islamic Social Sciences, 24(1), 25–45. https://doi.org/10.35632/ajiss.v24i1.415

El-Gamal, M. A. (2006). Islamic finance: Law, economics, and practice. Cambridge University Press.

Feener, R. M. (2013). Shari’a and social engineering: The implementation of Islamic law in contemporary Aceh, Indonesia. Oxford University Press.

Hefner, R. W. (Ed.). (2009). Making modern Muslims: The politics of Islamic education in Southeast Asia. University of Hawai‘i Press.

Hudaefi, F. A., & Beik, I. S. (2021). Digital zakah campaign in time of COVID-19 pandemic in Indonesia: A netnographic study. Journal of Islamic Marketing, 12(3), 498–517. https://doi.org/10.1108/JIMA-09-2020-0299

Iqbal, Z., & Mirakhor, A. (2011). An introduction to Islamic finance: Theory and practice (2nd ed.). John Wiley & Sons.

Kamali, M. H. (2008). Maqasid al-Shariah made simple. International Institute of Islamic Thought.

Khan, F. (2010). How “Islamic” is Islamic banking? Journal of Economic Behavior & Organization, 76(3), 805–820. https://doi.org/10.1016/j.jebo.2010.09.015

Komite Nasional Keuangan Syariah. (2019). Masterplan ekonomi syariah Indonesia 2019–2024. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Lukens-Bull, R. (2005). A peaceful jihad: Negotiating identity and modernity in Muslim Java. Palgrave Macmillan.

Mirakhor, A., & Askari, H. (2010). Islam and the path to human and economic development. Palgrave Macmillan.

Naqvi, S. N. H. (1981). Ethics and economics: An Islamic synthesis. The Islamic Foundation.

Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Laporan perkembangan keuangan syariah Indonesia 2024.

Otoritas Jasa Keuangan, & Badan Pusat Statistik. (2024). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2024.

Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah. (2018).

Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.

Steenbrink, K. A. (1986). Pesantren, madrasah, sekolah: Pendidikan Islam dalam kurun modern. LP3ES.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. (2019).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. (2023).

van Bruinessen, M. (1995). Kitab kuning, pesantren, dan tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia. Mizan.

Wahid, A. (2001). Menggerakkan tradisi: Esai-esai pesantren. LKiS.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Negosiasi Otoritas Keilmuan Ekonomi Syariah: Sanad dan Epistemologi Lokal dalam Tradisi Dayah dan Pesantren di Indonesia. (2026). BAITUL MAAL : Journal of Sharia Economics, 3(1), 19-30. https://doi.org/10.65128/jse.v1i1.236

Similar Articles

21-27 of 27

You may also start an advanced similarity search for this article.