Optimalisasi Kerja Sama Lintas Dinas dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kota Bukittinggi
DOI:
https://doi.org/10.65128/jse.v2i3.148Keywords:
Halal Tourism, Collaborative Governance, Islamic Development EconomicsAbstract
Pariwisata halal berkembang pesat di Indonesia, namun pengelolaannya sering menghadapi kendala tata kelola, terutama ketika banyak dinas terlibat dalam pengaturan destinasi. Penelitian ini mengkaji efektivitas kolaborasi lintas dinas di Kota Bukittinggi sebagai destinasi wisata halal utama, dengan menggunakan perspektif ekonomi pembangunan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif melalui observasi partisipatif, analisis dokumen, dan diskusi informal dengan pejabat dinas terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun struktur koordinasi telah tersedia, kolaborasi belum optimal karena tumpang tindih kewenangan, fragmentasi anggaran, komunikasi yang tidak konsisten, dan minimnya integrasi digital. Kondisi ini menurunkan kualitas layanan, melemahkan daya saing wisata, dan menimbulkan hilangnya peluang ekonomi bagi UMKM. Melalui kerangka maqāṣid al-sharī‘ah, praktik tata kelola saat ini baru memenuhi sebagian prinsip amanah, maslahah, dan ḥifẓ al-māl. Penelitian menyimpulkan bahwa perencanaan terpadu, pengawasan digital, dan penguatan musyawarah perlu diinstitusionalisasi untuk mendukung pembangunan wisata halal yang lebih berkelanjutan.
Halal tourism has become a growing economic sector in Indonesia, yet its development often faces governance challenges, particularly in cities where multiple agencies share responsibility for tourism management. This study examines the effectiveness of cross-agency collaboration in Bukittinggi, a leading halal tourism destination, using an Islamic development economics perspective. A qualitative case study approach was employed through participatory observation, document analysis, and informal discussions with officials from key municipal agencies. The findings show that although coordination structures exist, collaboration remains suboptimal due to overlapping authority, fragmented budgeting, inconsistent communication, and limited digital integration. These weaknesses reduce service quality, hinder tourism competitiveness, and create economic opportunity losses for local MSMEs. From the lens of maqāṣid al-sharī‘ah, current practices only partially fulfill principles of amanah, maslahah, and ḥifẓ al-māl. The study concludes that strengthening integrated planning, enhancing digital oversight, and institutionalizing shūrā-based decision-making are essential for improving governance and supporting sustainable halal tourism development.
Downloads
References
Al-Khatib, A., & Abdullah, M. (2023). Hisbah and contemporary public sector oversight: A critical reinterpretation. Review of Islamic Economics, 27(1), 45–62. https://doi.org/10.52282/RIE.2023.27103
Andayani, H. S. dan F. (2014). Wisata Syariah, Karakter, Potensi, Prospek & Tantangannya. Grafindo Books Media.
Asyari, A. (2014). KEWIRAUSAHAAN Membangun Jiwa Entrepreneurship Dengan Pendekatan Ajaran Islam. STAIN Bukittinggi.
Asyari, A. (2024). Determinan Perilaku Anti Food Waste.
BPS. (2025). Bukittinggi dalam angka 2025.
Dewi, N. P. S., Hidayat, F., Doriza, S., Budi, Y., Santosa, P., Azzarah, M. A., Suradi, A., Fadjarajani, S., Ariyani, R., & Krisdiyanto, K. (2023). Dasar metode penelitian. PT MAFY MEDIA LITERASI INDONESIA.
Fitriana, W., Rustiadi, E., Fauzi, A., & Anggraeni, L. (2019). Penguatan Inklusi Keuangan pada Industri Kreatif Berskala Mikro Kecil di Sumatra Barat. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 140–153. https://doi.org/10.21002/jepi.v0i0.1112
Handrian, E., & Andry, H. (2020). Sustainable Development Goals: Tinjauan Percepatan Pencapaian di Provinsi Riau. PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 6(1), 77–87. https://doi.org/10.25299/jiap.2020.vol6(1).4995
Harahap, B., Risfandy, T., & Futri, I. N. (2023). Islamic Law, Islamic Finance, and Sustainable Development Goals: A Systematic Literature Review. Sustainability (Switzerland), 15(8). https://doi.org/10.3390/su15086626
Hoang, T. G., Nguyen, G. N. T., & Le, D. A. (2021). Developments in Financial Technologies for Achieving the Sustainable Development Goals (SDGs). June, 1–19. https://doi.org/10.4018/978-1-7998-8900-7.ch001
Indayani, L., & Sumarnik. (2019). Manajemen perubahan. In Manajemen perubahan. Jawa Timur: Umsida Press. https://doi.org/10.21070/2019/978-602-5914-70-6
Jaya, W. K. (2021). Ekonomi Kelembagaan dan Desentralisasi. UGM PRESS.
Lisma, N., Yonaldi, S., & Zulbahri, L. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Ke Objek Wisata Syariah Di Sumatera Barat. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 8, 1–15.
Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosda Karya.
Nurdiani, D. (2021). Analisis Integrasi Dan Koordinasi Terhadap Implementasi Refocusing Anggaran Dalam Penanganan Covid 19. Aksyana : Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Islam, 1(1), 18. https://doi.org/10.35194/ajaki.v1i1.1643
Putri, F. A., Fitriani, R. E., Azhari, M., & Herdiamy, E. N. (2023). Factors Influencing Behavioral Intention to Shop Online at Tiktok Shop: A Case Study of Postgraduate Students in Islamic Economics, State Islamic University Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Journal on Education, 5(2), 3317–3330.
Putri, H. E. (2020). Menentukan Populasi dan Sampel puteri 2020. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.28776.01285
Rosihana, R. E., Simanjuntak, M., Wahyuni, S., Hidayat, F., Hastalona, D., Nainggolan, E., Januarty, W., Elmizan, G. H., Salmiah, S., & Mistriani, N. (2024). Pengantar Ekonomi. Yayasan Kita Menulis.
Rozalinda, F. E. S. (2016). Prinsip dan implementasinya pada sektor keuangan syariah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Rozalinda, R. (2019). FIKIH EKONOMI SYARIAH: PRINSIP DAN IMPLIKASINYA PADA SEKTOR KEUANGAN SYARIAH. Rajawali Pers.
Saharuddin, D., & Hayati, I. (2020). Islamic Perspective on Tourism and Its Benefits. Majalah Ilmu Pengetahuan Dan Pemikiran Keagamaan Tajdid, 23(1), 10–19.
Subarkah, R., & Rachman, J. B. (2018). Wisata Halal Untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Halal Tourism for Sustainable Development Goals. Konferensi Nasional Ilmu …, March, 1–6.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Tifani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









