Reformasi Birokrasi Publik Berbasis Ekonomi Islam: Analisis Maqāṣid Syarī‘ah dan Qawā‘id Fiqhiyyah pada Pelayanan Publik di Kecamatan Tambang

Authors

  • Putri Handayani UIN SJECH M DJAMIL DJAMBEK BUKITTINGGI Author

DOI:

https://doi.org/10.65128/jse.v2i3.165

Keywords:

Reformasi biokrasi, Maqasid syariah , pelayanan publik

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu indikator penting kualitas tata kelola pemerintahan. Namun, realitas di Indonesia menunjukkan masih banyak persoalan terkait keterlambatan layanan, prosedur berlapis, dan keterbatasan digitalisasi, sebagaimana juga ditemukan di Kantor Camat Tambang Kabupaten Kampar. Fenomena ini menimbulkan biaya transaksi tambahan bagi masyarakat dan menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap birokrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pelayanan publik di Kantor Camat Tambang dengan menggunakan kerangka maqāṣid syarī‘ah dan qawā‘id fiqhiyyah, untuk menemukan model reformasi pelayanan yang maslahat dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis secara tematik dengan fokus pada relevansi terhadap prinsip hifẓ al-nafs, hifẓ al-māl, dan maslahah ‘ammah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun aparatur memiliki etika pelayanan yang baik dan ramah, sistem birokrasi masih menghadapi hambatan serius berupa ketidakpastian waktu, keterlambatan layanan, serta rendahnya efektivitas digitalisasi.Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan model konseptual Islamic Public Service Reform (IPSR), yang menekankan integrasi digitalisasi, transparansi, dan penguatan etika Islami aparatur. Kontribusi akademiknya adalah memperluas literatur ekonomi Islam pada ranah pelayanan publik, sementara kontribusi praktisnya adalah memberikan rekomendasi reformasi birokrasi yang berorientasi pada maqāṣid syarī‘ah untuk meningkatkan kualitas layanan di tingkat kecamatan.   Public service delivery constitutes a critical indicator of governance quality and societal welfare. In Indonesia, however, persistent challenges remain, including bureaucratic delays, multilayered procedures, and limited digitalization issues that are also evident in the Tambang Subdistrict Office, Kampar Regency. Such phenomena increase transaction costs for citizens and erode trust in local administration. This study aims to analyze public service practices at the subdistrict level through the lens of maqāṣid al-sharī‘ah and qawā‘id fiqhiyyah, thereby constructing a normative and operational framework for Islamic-oriented public service reform. The research adopts a qualitative case study approach. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentary analysis, and subsequently examined thematically with specific reference to the principles of hifẓ al-nafs (protection of life and well-being), hifẓ al-māl (protection of wealth), and maslahah ‘ammah (public welfare). Findings reveal that, despite relatively strong interpersonal ethics among civil servants manifested in politeness, helpfulness, and a sense of responsibility systemic inefficiencies persist. Service delivery is hindered by procedural rigidity, uncertainty in processing times, and limited adoption of e-government initiatives. The study contributes by proposing the Islamic Public Service Reform (IPSR) model, which integrates digitalization, procedural transparency, and the institutionalization of Islamic ethical values. Academically, this research extends Islamic economics discourse into the domain of public administration; practically, it provides a policy-relevant framework for enhancing service quality at the subdistrict level through the operationalization of maqāṣid al-sharī‘ah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansori. (2022). Qawā‘id Fiqhiyyah (Modul). CV. Pustaka Ilmu Group.

Azizah, B. A. (2023). Upaya Masyarakat Terkait Tidak Terpenuhinya Pelayanan Publik: Tinjauan Qawā‘id Fiqhiyyah. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Birokrasi, K. P. A. N. dan R. (2023). Penajaman Road Map Reformasi Birokrasi 2020–2024.

Chapra, M. U. (1998). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Journal of Islamic Studies, 9(1), 110–112.

Chapra, M. U. (2000). Sistem moneter islam. Gema Insani.

Dewi, N. P. S., Hidayat, F., Doriza, S., Budi, Y., Santosa, P., Azzarah, M. A., Suradi, A., Fadjarajani, S., Ariyani, R., & Krisdiyanto, K. (2023). Dasar metode penelitian. PT MAFY MEDIA LITERASI INDONESIA.

Ditasman, D., & Amrullah, A. (2024). Kajian Literatur: Reformasi Pelayanan Publik Berbasis Digitalisasi. Journal of Governance and Public Administration, 1(3), 525–533.

Dwiyanto, A. (2021). Reformasi birokrasi publik di Indonesia. Ugm Press.

Firmansyah, F., & Haeril, H. (2024). Reformasi birokrasi pemerintah daerah kabupaten bima dalam upaya mempertahankan kualitas pelayanan publik. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 4(3), 83–89.

Hartanto, A., & Fatwa, N. (2020). the Geostrategy of Sharia Banking Merger in Indonesia. Scientific Research Journal, 8(12), 60–66. https://doi.org/10.31364/scirj/v8.i12.2020.p1220829

Indonesia, O. R. (2025a). Laporan Kinerja Ombudsman RI 2024. Ombudsman RI.

Indonesia, O. R. (2025b). Laporan Tahunan Ombudsman RI 2024. Ombudsman RI.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, (2009).

Jauhar, A. A.-M. H. (2023). Maqashid syariah. Amzah.

Jaya, W. K. (2021). Ekonomi Kelembagaan dan Desentralisasi. UGM PRESS.

Kamaludin, I. (2022). Keabsahan Uang Lektronik (E-money) Perspektif Qawaid Fiqhiyah: Sebuah Tinjauan Empiris Terhadap Kritik Uang Elektronik. Muslim Heritage: Journal Dialog Islam Dengan Realitas, 7(1).

Kampar, B. P. S. K. (2025). Kecamatan Tambang Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Kampar.

KEMENPANRB. (2024a). Kementerian PANRB Umumkan Hasil Evaluasi SPBE Tahun 2023.

KEMENPANRB. (2024b). Rakor Penguatan Implementasi MPP dan Peresmian MPP TW IV Tahun 2024. https://www.menpan.go.id/site/berita-foto/rakor-penguatan-implementasi-mpp-dan-peresmian-mpp-tw-iv-tahun-2024

KPK. (2025). Skor IPK 2024 Meningkat, KPK Dorong Penguatan Pemberantasan Korupsi.

Kurniawan, A. (2021). Konsep Maqāṣid Syarī‘ah Imam al-Syāṭibī dalam al-Muwāfaqāt. Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam, 15(2), 1–20.

Nurfalah, I., & Rusydiana, A. S. (2019). Digitalisasi Keuangan Syariah Menuju Keuangan Inklusif: Kerangka Maqashid Syariah. Ekspansi: Jurnal Ekonomi, Keuangan, Perbankan Dan Akuntansi, 11(1), 55–75. https://doi.org/10.35313/ekspansi.v11i1.1205

Oxborne, D., & Gaebler, T. (1995). Reinventing government. Journal of Leisure Research, 27(3), 302.

Purwanti, I., & Suyanto, U. Y. (2021). Pendekatan Manajemen Strategi Dalam Pengembangan Sektor Umkm Di Kabupaten Lamongan. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen …, 5(1), 735–757.

Putri, H. E. (2020). Menentukan Populasi dan Sampel puteri 2020. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.28776.01285

Rozalinda, F. E. S. (2016). Prinsip dan implementasinya pada sektor keuangan syariah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sahroni, O., & Karim, A. A. (2015). Maqashid bisnis dan keuangan Islam: Sintesis fikih dan ekonomi.

Soemitra, A. (2020). Hukum Ekonomi Syariah dan Fiqih Muamalah di lembaga keuangan dan bisnis Kontemporer. Prenada Media.

Taufik, A. (2025). REFORMASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS DIGITALISASI. JURNAL DWIJA KUSUMA, 13(1), 11–18.

Wakhid, A. A., Qohar, A., & Faizal, L. (2023). PENGELOLAAN PENGADUAN DAN KONFLIK DALAM PELAYANAN PUBLIK PASCA REFORMASI BIROKRASI. Journal Tapis: Journal Teropong Aspirasi Politik Islam, 19(2), 1–15.

Zidi, A., & Ben Ali, T. (2016). Foreign Direct Investment (FDI) and Governance: The Case of MENA. Journal of Research in Business, Economics and Management, 5(3), 598–608.

Downloads

Published

2025-11-05

How to Cite

Reformasi Birokrasi Publik Berbasis Ekonomi Islam: Analisis Maqāṣid Syarī‘ah dan Qawā‘id Fiqhiyyah pada Pelayanan Publik di Kecamatan Tambang. (2025). BAITUL MAAL : Journal of Sharia Economics, 2(3). https://doi.org/10.65128/jse.v2i3.165

Similar Articles

1-10 of 13

You may also start an advanced similarity search for this article.